PRINGSEWU — Keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan yang menghambat aktivitas harian akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung membuktikan komitmennya dengan melakukan percepatan penanganan jalan rusak, khususnya di jalur vital penghubung Pringsewu–Pardasuka.
Guna memastikan perbaikan berjalan cepat dan tepat sasaran, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, turun langsung menginspeksi proses pengerjaan di wilayah Kabupaten Pringsewu pada Selasa (24/02/2026). Langkah sigap ini diambil demi memberikan solusi instan bagi warga yang bertumpu pada jalur tersebut sebagai akses utama mobilitas harian.
Dalam tinjauannya, Wagub Jihan memaparkan bahwa target perbaikan di ruas Pringsewu ini membentang sepanjang 3,8 kilometer. Sebagai langkah awal untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan hambatan lalu lintas, Pemprov Lampung mengerahkan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk melakukan penanganan darurat di titik-titik kerusakan terparah.
“Sekarang baru penanganan sementara melalui URC agar jalan aman dilalui masyarakat. Insya Allah di bulan Maret akan dilakukan penanganan yang rigid-nya (beton permanen),” ungkap Wakil Gubernur Jihan Nurlela di lokasi proyek.
Pemprov Lampung menegaskan bahwa penanganan lewat tim URC hanyalah pertolongan pertama. Untuk solusi jangka panjang, Dinas terkait dan tim teknis di lapangan telah mematangkan koordinasi guna mengeksekusi pembangunan jalan dengan konstruksi rigid pavement (beton) pada bulan Maret mendatang.
Pemilihan material beton ini bertujuan agar daya tahan jalan lebih kuat menghadapi tingginya volume kendaraan bermuatan, sekaligus memperpanjang usia pakai infrastruktur.
Diperbaikinya ruas Pringsewu–Pardasuka ini bukan sekadar urusan aspal dan beton, melainkan upaya menyelamatkan urat nadi ekonomi warga. Jalur ini merupakan jalur distribusi krusial bagi hasil pertanian dan komoditas usaha lokal antardaerah.
Dengan kondisi jalan yang mulus dan bebas lubang, masyarakat akan langsung merasakan segudang manfaat positif. Mulai dari jaminan keselamatan berkendara, efisiensi waktu tempuh yang lebih singkat, hingga pemangkasan biaya transportasi dan logistik.
Lewat percepatan infrastruktur ini, Pemprov Lampung berharap denyut nadi perekonomian di Kabupaten Pringsewu hingga Pardasuka akan berdetak semakin kencang, membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (***) 















