Gerak Cepat Cegah Bencana Meluas: Sinergi Bupati Tanggamus dan BPBD Atasi Tanggul Jebol Tuai Apresiasi
TANGGAMUS โ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mitigasi bencana. Respons kilat dalam menangani insiden tanggul air jebol di Pekon Negara Batin, Kecamatan Kotaagung Barat pada Kamis (17/04/2026), sukses menyelamatkan permukiman warga dari ancaman kerusakan yang lebih parah.
Langkah taktis yang diinstruksikan oleh Bupati Tanggamus, H. Saleh Asnawi, ini menuai pujian dari berbagai kalangan, khususnya pemerintah pekon setempat.
Jebolnya tanggul di Pekon Negara Batin sempat memicu kepanikan. Arus air yang tidak terkendali menciptakan risiko besar dan berpotensi menghanyutkan hunian warga di sekitar lokasi kejadian. Namun, potensi bencana susulan berhasil diredam berkat kehadiran langsung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus yang dipimpin oleh Irvan, dengan dukungan penuh dari aparat Kecamatan Kotaagung Barat.
Kepala Pekon Negara Batin, Mirza, S.E., mengapresiasi langsung kecepatan respons tim di lapangan.
โPeristiwa ini sempat sangat mengkhawatirkan karena arus air hampir menghanyutkan salah satu rumah warga. Tapi berkat gerak cepat BPBD bersama pihak kecamatan, kondisi kritis dapat segera dikendalikan,โ ujar Mirza.
Tidak sekadar memantau kondisi, Pemkab Tanggamus langsung mengambil tindakan kedaruratan yang konkret. Alat berat segera diterjunkan ke titik lokasi untuk melakukan perbaikan dan penutupan tanggul yang jebol. Strategi ini dinilai sangat efektif untuk mempercepat proses penanggulangan sekaligus menekan risiko limpasan air lanjutan.
Menurut Mirza, kehadiran alat berat di tengah krisis tersebut merupakan representasi nyata hadirnya negara untuk menjamin keselamatan warganya.
โKami sangat berterima kasih kepada Bupati Tanggamus atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Langkah cepat ini sangat krusial dan luar biasa membantu warga kami dalam melewati situasi darurat,โ tambahnya.
Selain keberhasilan teknis di lapangan, Mirza yang juga memegang amanah sebagai Ketua APDESI DPC Tanggamus, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi. Menurutnya, keberhasilan penanganan tanggul ini adalah buah dari sinergi yang solid antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan aparatur pekon.
Ia berharap ritme koordinasi yang sudah terbangun dengan sangat baik ini dapat terus dirawat untuk menghadapi tantangan ke depan.
โIni bukan sekadar urusan tanggul jebol, melainkan menyangkut nyawa, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat. Kami di tingkat pekon akan terus bekerja maksimal agar setiap dampak bencana bisa tertangani dengan terukur,โ tegas Mirza.
Peristiwa di Kotaagung Barat ini menjadi bukti nyata sekaligus pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, terutama bagi kawasan rawan di daerah aliran sungai. Aksi cepat tanggap Pemkab Tanggamus bukan sekadar menyelamatkan kerugian material, tetapi yang terpenting: menyelamatkan nyawa masyarakat. (*)
โ









