Diterjang Angin Kencang Dini Hari, Rumah Warga Sumur Kumbang Luluh Lantak, Kerugian Capai Rp30 Juta
KALIANDA, LAMPUNG SELATAN — Fenomena cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang kembali melanda wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, amukan hidrometeorologi tersebut memporak-porandakan sebuah rumah warga di Kelurahan Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, pada Minggu (17/5/2026) dini hari.
Berdasarkan laporan resmi dari Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan, peristiwa nahas tersebut terjadi tepat pada pukul 03:00 WIB, saat sebagian besar warga tengah terlelap tidur.
Terjangan angin yang sangat kuat menyebabkan satu unit rumah tinggal milik Bapak Rohman Sidik mengalami rusak berat hingga nyaris roboh. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden dini hari tersebut, namun kerugian materiil yang diderita korban terbilang cukup signifikan.
“Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada dini hari tadi mengakibatkan struktur atap dan bangunan rumah milik Bapak Rohman Sidik tidak mampu menahan beban hempasan angin, sehingga roboh. Estimasi kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 30.000.000,” tulis laporan dari tim reaksi cepat BPBD Lampung Selatan.
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan kondisi bangunan yang cukup memprihatinkan. Rumah tersebut kini dalam kondisi terbuka total tanpa atap yang melindunginya, menyisakan puing-puing material bangunan yang berserakan.
Merespons kedaruratan tersebut, aparat desa setempat bersama warga dan tim dari BPBD telah bahu-membahu melakukan penanganan awal. Proses evakuasi barang-barang berharga dan perabotan rumah tangga milik keluarga Rohman Sidik telah berhasil diselesaikan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut akibat paparan cuaca.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian (TKP) dilaporkan telah aman dan terkendali. Korban beserta keluarganya untuk sementara waktu telah diamankan ke tempat yang lebih layak dan terlindung.
Pihak BPBD Kabupaten Lampung Selatan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana dan pesisir, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Mengingat anomali cuaca yang masih berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang secara tiba-tiba, warga diminta untuk segera melaporkan kepada perangkat desa atau Satgas BPBD terdekat apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitarnya.(*) 















