Telan Dana Rp1,6 Miliar, Akses Exit Tol Kalianda Kini Dilengkapi Lampu Lalu Lintas dan PJU Dekoratif
KALIANDA — Wajah Kota Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, bersiap menyambut transformasi baru. Jalur strategis menuju pintu Exit Tol Kalianda kini tengah ditata oleh pemerintah daerah setempat agar semakin estetik sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai merealisasikan dua proyek utama di kawasan tersebut: pemasangan traffic light (lampu lalu lintas) baru dan penataan Penerangan Jalan Umum (PJU) dekoratif.
Berikut adalah rincian proyek penataan wajah Kota Kalianda:
Pemasangan Traffic Light: Dialokasikan sekitar Rp700 juta, berlokasi di perempatan Jalan Trans Sumatera (depan Mall Pelayanan Publik/MPP).
Pemasangan Lampu PJU Dekoratif: Menelan anggaran lebih dari Rp918 juta untuk 30 titik lampu di sepanjang 1,5 kilometer jalur dari MPP menuju pintu masuk Tol Kalianda.
Pemasangan lampu lalu lintas di kawasan MPP bukan tanpa alasan. Area ini kini telah berkembang menjadi salah satu akses utama yang padat kendaraan semenjak jalan menuju gerbang tol selesai dibangun.
Plt. Kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan, Djuanda, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan atensi langsung dari Bupati Radityo Egi Pratama guna mengurai kesemrawutan dan mencegah potensi kecelakaan.
“Pertama, karena jalur itu sudah menjadi perempatan dan jalan menuju ke exit tol telah selesai dibangun. Aktivitas di sana sekarang memang ramai. Karena sudah terjadi beberapa kali kecelakaan, rasanya sangat mendesak bagi kita untuk memasang traffic light,” ungkap Djuanda, Selasa (26/5/2026).
Selain mengedepankan aspek keselamatan lalu lintas, estetika tata kota juga menjadi perhatian utama. Pemkab Lampung Selatan ingin memastikan kesan pertama yang didapatkan oleh para pendatang saat keluar dari jalan tol adalah pemandangan kota yang terang, nyaman, dan indah.
Djuanda memaparkan, meski pengadaan PJU selalu dilakukan setiap tahun dengan kapasitas 10 hingga 20 titik, proyek kali ini memiliki pendekatan yang berbeda karena menonjolkan aspek dekoratif.
“Ini diinisiasi langsung oleh Pak Bupati karena beliau ingin Lampung Selatan terlihat terang. Kemarin, Pak Bupati menginstruksikan agar saat kendaraan keluar dari tol, mereka langsung disambut oleh lampu jalan yang bagus dan dekoratif,” jelasnya.
Langkah ini juga diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang daerah dalam mendukung sektor pariwisata. Jika pemasangan 30 titik lampu dekoratif ini dinilai sukses dan mempercantik wajah kota, Dishub merencanakan penambahan titik di masa mendatang.
Melalui sinergi antara peningkatan infrastruktur keselamatan dan estetika kota ini, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat menciptakan kenyamanan berlalu lintas, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah yang berkunjung ke kawasan Kalianda dan sekitarnya.(*) 















