‎ ‎Times Akurat News ‎ ‎Akuratimes.com homepage TIMES AKURAT NEWS ‎ ‎ ‎  ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ Display a test adDisplay a test ad Display a test ad
Tegas, Lugas, Independen.
Example 325x300

Baru Tiga Pekan, Aplikasi Lampung-In Proses 145 Laporan Publik dengan Respons Tercepat 1×24 Jam

Pemerintahan

Baru Tiga Pekan, Aplikasi Lampung-In Proses 145 Laporan Publik dengan Respons Tercepat 1×24 Jam. Melihat 145 aduan yang masuk, ini bukan sekadar angka, tetapi bukti kepercayaan awal masyarakat. Tugas kami adalah menjawab kepercayaan itu dengan menjadikan Lampung-In sebagai gerbang utama untuk semua layanan, bukan hanya pengaduan.”
– Dr. Marindo Kurniawan, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung.

Example 468x60
Baru Menjabat, Plt. Kepala BPKAD Nurul Fajri Langsung Pimpin Evaluasi Pertanggungjawaban APBD Tubaba 2024

Baru Menjabat, Plt. Kepala BPKAD Nurul Fajri Langsung Pimpin Evaluasi Pertanggungjawaban APBD Tubaba 2024

Berita

Baru Menjabat, Plt. Kepala BPKAD Nurul Fajri Langsung Pimpin Evaluasi Pertanggungjawaban APBD Tubaba 2024 Tugas kami di BPKAD Provinsi adalah menjadi mitra sekaligus pengawas bagi pemerintah kabupaten/kota. Kami ingin memastikan setiap rupiah APBD yang dibelanjakan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, akuntabel, dan sesuai aturan.
– Nurul Fajri, S.Sos., M.T., Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung.

Akselerasi Pembentukan Kodam, Sekda Marindo Paparkan Komitmen Konkret Pemprov Lampung di Hadapan Komisi I DPR RI

Akselerasi Pembentukan Kodam, Sekda Marindo Paparkan Komitmen Konkret Pemprov Lampung di Hadapan Komisi I DPR RI

Pemerintahan

Akselerasi Pembentukan Kodam, Sekda Marindo Paparkan Komitmen Konkret Pemprov Lampung di Hadapan Komisi I DPR RI. Dari Sekda Marindo Kurniawan (Menekankan Komitmen):

“Ini adalah wujud komitmen dan keseriusan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung terbentuknya Kodam di Lampung. Kami telah siapkan hibah lahan total 56 hektare. Sinergi dengan Korem 043/Gatam terbukti efektif mendukung program prioritas nasional seperti ketahanan pangan dan kedaulatan energi, sesuai arahan Presiden.

Pemkab Lampung Barat Ambil Langkah Tegas Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Peran Diskoperindag Jadi Ujung Tombak Pengawasan

Pemkab Lampung Barat Ambil Langkah Tegas Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Peran Diskoperindag Jadi Ujung Tombak Pengawasan

Pemerintahan

Pemkab Lampung Barat Ambil Langkah Tegas Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Peran Diskoperindag Jadi Ujung Tombak Pengawasan. Mulai hari ini, saya tegaskan, tidak ada lagi LPG 3 Kg untuk ASN, TNI, Polri, dan pengusaha yang ekonominya sudah mapan. Gas melon ini adalah hak mutlak rakyat miskin.
– Parosil Mabsus, Bupati Lampung Barat

Kami tidak akan segan-segan merekomendasikan pencabutan izin usaha bagi agen atau pangkalan yang terbukti secara sengaja menjual gas subsidi kepada yang tidak berhak.
– Tri Umaryani S.P., M.Si., Kepala Diskoperindag Lambar

Wakili Gubernur, Plt. Kepala BPKAD Nurul Fajri Kawal Kepentingan Daerah di RUPST Askrida

Wakili Gubernur, Plt. Kepala BPKAD Nurul Fajri Kawal Kepentingan Daerah di RUPST Askrida

Pemerintahan

Wakili Gubernur, Plt. Kepala BPKAD Nurul Fajri Kawal Kepentingan Daerah di RUPST Askrida. Kehadiran kami mewakili Bapak Gubernur adalah untuk memastikan PT Askrida dikelola secara profesional dan akuntabel. Setiap penyertaan modal dari Pemprov Lampung harus memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendukung program pembangunan di Lampung.– Nurul Fajri, S.Sos., M.T., Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung – Kami hadir untuk mengawal agar setiap rupiah penyertaan modal daerah dapat kembali dalam bentuk PAD dan manfaat pembangunan untuk masyarakat Lampung.– Nurul Fajri, S.Sos., M.T., Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung.

BPKAD Lampung Tengah Genjot Kinerja di Pertengahan Tahun, Irfan Toga Setiawan Fokus pada Akselerasi Pembangunan dan Inovasi Digital

BPKAD Lampung Tengah Genjot Kinerja di Pertengahan Tahun, Irfan Toga Setiawan Fokus pada Akselerasi Pembangunan dan Inovasi Digital

Pemerintahan

BPKAD Lampung Tengah Genjot Kinerja di Pertengahan Tahun, Irfan Toga Setiawan Fokus pada Akselerasi Pembangunan dan Inovasi Digital.
Fokus utama kami di pertengahan tahun ini adalah memastikan setiap rupiah dalam APBD 2025 benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak boleh ada keterlambatan yang menghambat pelayanan publik dan laju pembangunan – Irfan Toga Setiawan, S.E., M.M., Kepala BPKAD Lampung Tengah – Kita tidak lagi menyusun anggaran secara konvensional. Dengan pemanfaatan teknologi dan data yang akurat, APBD 2026 kami rancang agar lebih tajam, efisien, dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di tingkat bawah.

Sekdaprov Marindo Kurniawan Kawal Program Strategis Nasional di Daerah

Sekdaprov Marindo Kurniawan Kawal Program Strategis Nasional di Daerah

Pemerintahan

Sekdaprov Marindo Kurniawan Kawal Program Strategis Nasional di Daerah.
“Pemerintah Provinsi Lampung siap menjalankan arahan strategis dari pemerintah pusat. Sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan program pembangunan yang dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat Lampung.”
— Dr. Marindo Kurniawan, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung

Aturan Baru Jalur Zonasi SMA di Lampung Picu Protes, Disdikbud Siapkan Laporan ke Pusat

Aturan Baru Jalur Zonasi SMA di Lampung Picu Protes, Disdikbud Siapkan Laporan ke Pusat

Pendidikan

Aturan Baru Jalur Zonasi SMA di Lampung Picu Protes, Disdikbud Siapkan Laporan ke Pusat. Jika sebelumnya jarak domisili menjadi prioritas utama, aturan baru menetapkan urutan seleksi berdasarkan peringkat nilai akademik terlebih dahulu. Kami akan melaporkan keluhan yang meluas ini ke Kementerian. Harapannya adalah adanya evaluasi menyeluruh dan solusi konkret dari pemerintah pusat.” – Thomas Amirico, Kepala Disdikbud Lampung.

Daya Tampung Terbatas 23.051 Calon Siswa di Lampung Gagal Masuk Sekolah Negeri

Daya Tampung Terbatas 23.051 Calon Siswa di Lampung Gagal Masuk Sekolah Negeri

Pendidikan

Daya Tampung Terbatas 23.051 Calon Siswa. Banyak siswa di Lampung tidak berhasil lolos seleksi sekolah negeri akibat daya tampung yang tidak sebanding dengan jumlah pendaftar.
Kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus karena kuota yang tersedia memang terbatas.” – Thomas Amirico, Kepala Disdikbud Lampung.

Permasalahan kesenjangan daya tampung ini akan kami sampaikan secara resmi ke Kemendikbudristek. Kami sangat berharap ada evaluasi menyeluruh dan solusi konkret dari pusat.” – Thomas Amirico, Kepala Disdikbud Lampung.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

error: Content is protected !!
‎ ‎ ‎   ‎ ‎      ‎ ‎ ‎ ‎ ‎