‎ ‎Times Akurat News ‎ ‎Akuratimes.com homepage TIMES AKURAT NEWS ‎ ‎ ‎  ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ Display a test adDisplay a test ad Display a test ad
Tegas, Lugas, Independen.
Example 325x300
Example 468x60
RSUD Batin Mangunang Genjot Kualitas Layanan Melalui Digitalisasi dan Penambahan Spesialis

RSUD Batin Mangunang Genjot Kualitas Layanan Melalui Digitalisasi dan Penambahan Spesialis

Kesehatan

RSUD Batin Mangunang, Tanggamus, melakukan peningkatan besar di tahun 2026 dengan mengadopsi teknologi digital seperti pendaftaran online via Mobile JKN dan rekam medis berbasis AI (SIMPANAN CAPTEN AI) untuk meningkatkan efisiensi. Dipimpin oleh Direktur dr. Theresia Hutabarat dan didukung status Akreditasi Paripurna, rumah sakit ini juga mengembangkan layanan unggulan krusial, termasuk unit hemodialisa, UTD 24 jam, dan penambahan dokter spesialis, demi mewujudkan pelayanan kesehatan modern dan komprehensif bagi masyarakat Tanggamus.

DARURAT INTEGRITAS! RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro Diguncang Mega-Skandal Korupsi Sistematis

DARURAT INTEGRITAS! RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro Diguncang Mega-Skandal Korupsi Sistematis

Korupsi

Artikel ini menyoroti desakan publik terhadap Aparat Penegak Hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Metro, untuk segera meningkatkan status penyelidikan kasus dugaan korupsi di RSUD Jenderal Ahmad Yani ke tahap penyidikan penuh. Dugaan kerugian negara yang mencapai Rp10 Miliar menjadi dasar tuntutan tindakan tegas ini. Selain itu, artikel ini juga menekankan perlunya audit forensik menyeluruh oleh BPKP untuk menelusuri aliran dana dari pemenang tender kepada pejabat rumah sakit.

SKANDAL AMBULANCE HEBAT: Investigasi Bongkar Dugaan Honorarium Fiktif Setengah Miliar di Dinkes Lampung Barat

SKANDAL AMBULANCE HEBAT: Investigasi Bongkar Dugaan Honorarium Fiktif Setengah Miliar di Dinkes Lampung Barat

Korupsi

Investigasi mendalam mengungkap dugaan skandal keuangan di Dinkes Lampung Barat. Dokumen audit forensik menemukan indikasi honorarium fiktif “Monitoring Ambulance Hebat” senilai Rp486 juta di tengah kondisi defisit APBD dan tanpa adanya pengadaan armada baru. Ironisnya, anggaran krusial untuk penanganan stunting sebesar Rp38 miliar justru macet total dengan realisasi di bawah 1 persen, memicu pertanyaan besar terkait prioritas dan tata kelola anggaran dinas tersebut.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

error: Content is protected !!
‎ ‎ ‎   ‎ ‎      ‎ ‎ ‎ ‎ ‎