Akselerasi PAD, Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat
BANDUNG — Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan langkah proaktif dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Melalui rangkaian kunjungan koordinasi strategis ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sejumlah instansi terkait yang dipimpin oleh Bapenda Lampung melakukan sinkronisasi kebijakan guna mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi.
Kunjungan ini melibatkan koordinasi intensif dengan berbagai pilar penting, di antaranya Bapenda Jawa Barat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hingga Dinas Pariwisata, Kehutanan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Salah satu poin krusial dalam kolaborasi antarprovinsi ini adalah percepatan digitalisasi layanan publik. Pemprov Lampung berkomitmen untuk mengadopsi sistem layanan berbasis teknologi yang lebih transparan dan efisien guna meminimalisir kebocoran serta mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban retribusi daerah.
Selain itu, pengelolaan aset daerah menjadi sorotan utama. Dengan mempelajari tata kelola aset di Jawa Barat, Pemprov Lampung berupaya mendorong pemanfaatan aset yang selama ini belum optimal agar menjadi lebih produktif dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi kas daerah.
Sektor pariwisata dan jasa lingkungan diidentifikasi sebagai primadona baru dalam struktur pendapatan daerah. Melalui sinergi lintas sektor dengan Dinas Kehutanan dan Pariwisata, Lampung mulai memetakan potensi wisata alam yang berkelanjutan.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendapatan yang tidak hanya tinggi secara nominal, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan. Penggalian potensi ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mampu mendukung pembangunan infrastruktur secara mandiri di Provinsi Lampung.
Kunjungan koordinasi ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi lintas batas. Dengan mengombinasikan inovasi teknologi, manajemen aset yang profesional, serta penggalian potensi jasa lingkungan, Pemerintah Provinsi Lampung optimis mampu mewujudkan kemandirian fiskal yang berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Bumi Ruwa Jurai.(*) 











