Transformasi RSUD Pesawaran: Pasien Puji Layanan Cepat dan Ramah Sebelum Raih Penghargaan
Pasien rasakan perubahan nyata layanan RSUD Pesawaran: pendaftaran tertib & perawat ramah. Transformasi ini diapresiasi warga sebelum raih penghargaan KemenpanRB.
PESAWARAN – Validasi terbaik atas sebuah pelayanan publik datang langsung dari masyarakat. Hal inilah yang dirasakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran, yang menuai apresiasi luas dari pasien dan keluarga pasien atas peningkatan mutu layanan yang signifikan sepanjang tahun 2025.
Jauh sebelum penghargaan nasional diterima, masyarakat lebih dulu merasakan dampak nyata dari transformasi internal rumah sakit. Berdasarkan laporan dan testimoni warga yang terkumpul per 1 Juli 2025, pasien menyoroti tiga perbaikan spesifik yang membuat pengalaman berobat menjadi jauh lebih baik.
Warga melaporkan adanya perbaikan administratif, di mana “proses pendaftaran yang kini lebih tertib.” Selain itu, perbaikan respons klinis juga sangat dirasakan, terbukti dari “pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang cepat tanggap.”
Namun, perubahan yang paling menyentuh hati pasien adalah perbaikan dalam aspek budaya layanan. Banyak yang mengapresiasi “sikap ramah para dokter dan perawat yang membuat pasien merasa nyaman.”
Baca Juga: Luar Biasa! BPS RI Nobatkan Lampung Jadi Provinsi dengan Inflasi Terendah Se-Indonesia
Direktur RSUD Pesawaran, dr. Dian Adhitama Lubis, menyatakan bahwa apresiasi publik ini adalah buah dari komitmen jangka panjang. “Penghargaan tertinggi kami adalah kepuasan pasien. Perubahan yang dirasakan warga, mulai dari pendaftaran yang tertib hingga senyum ramah perawat, adalah inti dari program Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) yang telah kami jalankan secara konsisten,” ujarnya.
Peningkatan mutu yang otentik dan dirasakan langsung oleh warga ini kemudian mendapatkan konfirmasi formal tiga minggu kemudian. Pada 24 Juli 2025, RSUD Pesawaran secara resmi menerima penghargaan pelayanan publik dari KemenpanRB. Fakta bahwa validasi publik datang lebih dulu membuktikan bahwa perbaikan yang dilakukan RSUD Pesawaran tulus berfokus pada pasien, bukan sekadar untuk mengejar seremonial penghargaan. (*) 











