Perkuat Swasembada Pangan 2026, Kadisbunnak Tanggamus Henri Fatra Perkokoh Sinergi Lintas Sektor di Panen Raya Jagung
.
TANGGAMUS, (Akuratimes.com) – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Tanggamus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kedaulatan pangan nasional. Hal ini ditegaskan dengan kehadiran langsung Kepala Disbunnak Tanggamus, Henri Fatra, dalam gelaran Panen Jagung serentak di lahan PTPN VII Tangkit Serdang, Kecamatan Pugung, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan panen raya Kuartal IV Tahun 2025 ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Tanggamus dalam menyongsong target swasembada pangan tahun 2026. Sinergi yang apik terlihat jelas saat Henri Fatra bersama Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, jajaran Dinas Pertanian, Dinas KPTPH, TNI, dan Bulog turun langsung ke lahan untuk memanen jagung varietas NK-Perkasa.
Dalam kesempatan tersebut, Henri Fatra menyatakan bahwa Disbunnak terus berupaya menyelaraskan program perkebunan dengan penguatan ketahanan pangan di daerah. Menurutnya, keberhasilan panen dengan estimasi hasil mencapai 7 hingga 8 ton per hektare ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi lintas instansi mampu memberikan dampak konkret bagi masyarakat.
.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan penuh Disbunnak terhadap program swasembada pangan nasional. Sektor perkebunan dan peternakan memiliki kaitan erat dalam rantai pangan, dan kami berkomitmen memastikan produktivitas di Tanggamus terus meningkat melalui sinergi bersama Polri, TNI, serta dinas terkait lainnya,” ujar Henri Fatra di sela-sela kegiatan.
Rombongan juga mengikuti arahan strategis melalui video conference yang disampaikan oleh Kapolri, Menteri Pertanian, dan Ketua Komisi IV DPR RI. Arahan tersebut menekankan pentingnya optimalisasi lahan untuk menjamin stok pangan nasional tetap stabil di tahun 2026.
Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya dinas-dinas terkait termasuk Disbunnak, yang telah bekerja bahu-membahu mendampingi kelompok tani.
“Panen perdana di awal tahun 2026 ini merupakan hasil kerja keras kolektif. Dengan luas lahan jagung mencapai 477 hektare di seluruh Tanggamus, kami optimis kesejahteraan petani akan meningkat,” jelas Kapolres.
Kehadiran Disbunnak juga membawa angin segar bagi integrasi sektor pertanian dan peternakan. Potensi hasil panen jagung yang melimpah ini diharapkan tidak hanya mencukupi kebutuhan konsumsi, tetapi juga mendukung ketersediaan pakan ternak di wilayah Tanggamus, yang merupakan salah satu fokus utama Dinas Perkebunan dan Peternakan.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan ini turut dihadiri oleh perwakilan Bulog, Kakon Tangkit Serdang, para penyuluh pertanian, serta tokoh masyarakat dan kelompok tani setempat. Melalui aksi nyata ini, Disbunnak Tanggamus optimis dapat terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Bumi Begawi Jejama. (*) 











