
Times Akurat News, Tanggamus – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanggamus berfokus pada pengembangan koleksi yang mencakup literatur, dokumen sejarah, dan berbagai sumber pengetahuan lainnya. Komitmen ini bertujuan untuk tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga menyediakan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang berkualitas. (12/12/24)
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanggamus, M. Gilas Kurniawan, B.S.T., menjelaskan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersipda) berkomitmen untuk membangun fasilitas perpustakaan di berbagai tempat umum. Visi ini mencakup pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial pada tahun 2024. Melalui upaya ini, Dispersipda berharap dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, termasuk mereka yang sering terpinggirkan.
Perpustakaan bukan hanya tempat untuk menyimpan buku, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan kegiatan sosial. M. Gilas Kurniawan menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembaca dari semua kalangan. Pembangunan perpustakaan yang ramah dan inklusif merupakan langkah nyata untuk memperkuat aksesibilitas dan ketersediaan informasi bagi masyarakat.
Dengan upaya terus-menerus untuk mengembangkan koleksi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanggamus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai sumber pengetahuan. Hal ini tidak hanya mencakup buku-buku terbaru, tetapi juga dokumen sejarah dan arsip penting yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang masa lalu.
Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tanggamus akan menerapkan berbagai strategi, termasuk peluncuran kegiatan seminar, workshop, dan program penyuluhan literasi informasi. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya dapat mengakses informasi, tetapi juga belajar bagaimana cara memanfaatkannya dengan bijak.
Pengembangan perpustakaan yang berkelanjutan dan adaptif menjadi kunci untuk memastikan bahwa fasilitas ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif dari masyarakat, Dispersipda yakin bahwa visi ini dapat terwujud dalam waktu dekat.










