‎ ‎Times Akurat News ‎ ‎Akuratimes.com homepage TIMES AKURAT NEWS ‎ ‎ ‎  ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎ Display a test ad Display a test ad Display a test ad
Tegas, Lugas, Independen.
Example 325x300
Hukum dan Kriminal

Luas Lahan Jagung di 74 Pekon Kabupaten Tanggamus

46
×

Luas Lahan Jagung di 74 Pekon Kabupaten Tanggamus

Sebarkan artikel ini

jagubg YKbEEQM3lkivvJnJ 1

TIMES AKURAT NEWS, TANGGAMUS – Pemerintah pusat telah mengumumkan program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas pangan di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2025. Program ini melibatkan semua provinsi, kabupaten, dan kota, termasuk Kabupaten Tanggamus di Provinsi Lampung. Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat, mulai dari petani hingga pemangku kepentingan lainnya.

Baca Selengkapnya
Example 300x600
Gulir ke Bawah ↓

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan Ketahanan Pangan dan Hortikultura (TPKPH) Tanggamus, Catur Agus Dewanto, keterlibatan pemerintah daerah sangat krusial dalam mendukung program ketahanan pangan ini. Dengan dukungan dari Kementerian Pertanian, Tanggamus ditargetkan untuk memiliki calon lahan baru seluas 234 hektar untuk pengembangan tanaman jagung. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian lokal serta mendukung ketahanan pangan secara keseluruhan.

Dinas TPKPH Tanggamus telah mengumpulkan data mengenai potensi lahan yang ada. Saat ini, berdasarkan data yang diterima, Tanggamus memiliki calon lahan seluas 477 hektar yang siap dikembangkan untuk pertanian. Pihak lokal berupaya melibatkan semua stakehoder, termasuk petani, untuk bersama-sama mencapai target yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Dengan adanya lahan yang cukup luas ini, diharapkan Kabupaten Tanggamus mampu berkontribusi signifikan terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Tanggamus diberikan target oleh kementerian seluar 234 ha dan Alhamdulillah kita bisa sisir seluas 477 ha, artinya dari target ditetapkan ada kelebihan 243 ha,”ucap Catur.
Lahan seluas 477 hektar tersebut, tersebar di 74 pekon 18 kecamatan, dengan cakupan luas lahan berbeda beda di tiap pekon.

Sementara pekon di dua kecamatan yakni Kecamatan Gisting dan Ulubelu tidak masuk daftar.

Hal itu lantaran kecamatan Gisting telah memiliki lahan reguler, petani setempat telah memiliki tanaman jagung, sementara Ulubelu wilayahnya berbatasan dengan perhutanan sosial.

Berikut ini daftar serta luasan calon lahan di 74 pekon 18 kecamatan di Kabupaten Tanggamus.
Kecamatan Kotaagung Timur: Pekon Tanjung Jati 30 hektar; Sukabanjar 15 hektar, Pekon Teba 15 hektar, Kerta 15 hektar, Tanjung Anom 15 hektar, Batu Keramat 20 hektar, Kampung Baru 24 hektar dan, Menggala 10 hektar.

Kecamatan Sumberejo, Pekon Dadapan empat Hektare; Sumbermulyo 10 hektar, Sumberejo 10,5 hektar; Kecamatan Kelumbayan Barat : Margamulya 10 hektar; Semaka, Pekon Margamulyo, 1,5 hektar.Kecamatan Bulok: Pekon Banjarmasin 3,25 hektar; Pekon Sukamara satu hektar, Sukaagung satu hektar, Tanjung Sari 2,75 hektar.

Kecamatan Pugung: Pekon Tangkit Serdang 10 Hektar, Gunung Kasih 10 hektar; Kecamatan Kelumbayan Pekon Susuk empat hektar, Pekon Penyandingan lima hektar.

Kecamatan Kotaagung Barat: Pekon Kanyangan 0,75 hektar, Teba Bunuk lima hektar, Kecamatan Cukuh Balak, Pekon Gedung 20 hektare

Kotaagung: Pekon Kotaagung 25 hektar, Campang Tiga 3 hektar; Pekon Terbaya dua hektar, Pekon Kusa dua, Pekon Kedamaian 12 hektar.

Pekon Benteng Jaya dua hektar Kelungu empat hektar, Pardasuka dua hektar, Terdana dua hektar, Penanggungan dua hektar.

Lalu sembilan pekon di Kecamatan Airnaningan yakni, Pekon Way Harong, Batu Tegi, Sinar Sekampung, Karang Sari, Sidomulyo.

Margomulyo, Airnaningan, Air Kubang, Sinar Jawa, dan Datar Lebuay masing masing satu hektar.

Di Kecamatan Talang Padang Pekon Singosari 1,5 hektar, Kejayaan satu hektar; Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Pekon Gunung Doh memiliki luas lahan 20 hektar dengan delapan gabungan kelompok tani.

Kemudian pekon Rajabasa tiga hektar, lalu Pekon Sanggi Unggak satu hektar, dan Simpang Bayur serta Pekon Sanggi masing masing memiliki lahan baru dua hektar.

Kecamatan Gunung Alip, calon lahan hanya ada di dua Pekon yakni Sukabanjar dan Way Halom kedua pekon tersebut memiliki luaas lahan masing dua hektar.

Sama halnya dengan Pekon di Pematang Sawa, calon lahan jagung untuk mendukung ketahanan pangan hanya ada di dua pekon yakni Pekon Tanjungan seluas enam hektar dan Pekon Betung dua hektar.

Sementara itu, kecamatan Limau luas lahan tersebar di tiga pekon yakni, Ketapang empat hektar, Banjar Agung satu hektar, kemudian Pekon Ampai 4,25 hektar.

Kecamatan Pulau Panggung: Pekon Gunung Meraksa 10 hektar, Talang Jawa lima hektar, Penantian enam hektar, Muaradua tujuh hektar, Gedung Agung lima hektar, lalu Pekon Kemuning 4,5; serta Gunung Megang 10

Di Kecamatan Wonosobo, Pekon Sampang Turus menyumbang lahan seluas 41 hektare dengan lima gapoktan, disusul Bandar Kejadian 18 hektar, Way Liwok 10,50 hektar dan Pekon Sinar Saudara delapan hektar.

Penanaman serentak secara Nasional berlangsung pada Selasa 21 Januari, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, melaksanakan penanaman diikuti oleh seluruh wilayah di Indonesia

Di Kabupaten Tanggamus Forkominda yakni Kapolres Tanggamus AKBP Rivanda S.I.K, Pj. Bupati Tanggamus diwakili Staf Ahli Gigih Rudyansyah, Kepala Dinas TPKPH Catur Agus Dewanto, Gapoktan melaksanakan penanam secara serentak di Pekon Singosari Talang Padang.

Melalui berbagai strategi yang dilakukan, seperti pelatihan untuk petani dan penyediaan akses ke teknologi pertanian modern, diharapkan hasil panen dapat meningkat serta menghasilkan produk yang berkualitas. Diharapkan bahwa semua usaha ini akan berjalan seiring dengan program pemerintah pusat, menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat Tanggamus dan seterusnya.

Example 120x600

𝗧𝗜𝗠𝗘𝗦 𝗔𝗞𝗨𝗥𝗔𝗧 𝗡𝗘𝗪𝗦‎ ‎ 𝗞𝗮𝗺𝗶 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗽𝗼𝗿𝘁𝗮𝗹 𝗯𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗶𝗻𝗱𝗲𝗽𝗲𝗻𝗱𝗲𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗹𝗮𝗵𝗶𝗿 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗸𝗲𝗴𝗲𝗹𝗶𝘀𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗮𝘁𝗮𝘀 𝗽𝗲𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴𝗻𝘆𝗮 𝘁𝗿𝗮𝗻𝘀𝗽𝗮𝗿𝗮𝗻𝘀𝗶 𝗱𝗮𝗻 𝗮𝗸𝘂𝗻𝘁𝗮𝗯𝗶𝗹𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗽𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸.𝗞𝗮𝗺𝗶 𝗵𝗮𝗱𝗶𝗿 𝗯𝘂𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗱𝗮𝗿 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗻𝗰𝗮𝘁𝗮𝘁 𝗽𝗲𝗿𝗶𝘀𝘁𝗶𝘄𝗮, 𝘁𝗲𝘁𝗮𝗽𝗶 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗻𝗴𝘂𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽 𝗳𝗮𝗸𝘁𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝘄𝗮𝗹 𝗸𝗲𝗯𝗶𝗷𝗮𝗸𝗮𝗻. ‎ ‎𝗡𝗮𝗺𝗮 𝗧𝗜𝗠𝗘𝗦 𝗔𝗞𝗨𝗥𝗔𝗧 𝗡𝗘𝗪𝗦 𝗺𝗲𝗻𝗰𝗲𝗿𝗺𝗶𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗿𝗶𝗻𝘀𝗶𝗽 𝗱𝗮𝘀𝗮𝗿 𝗸𝗮𝗺𝗶: ‎ ‎𝗧𝗜𝗠𝗘𝗦: 𝗞𝗮𝗺𝗶 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗰𝗲𝗿𝗺𝗶𝗻𝗮𝗻 𝘇𝗮𝗺𝗮𝗻, 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗮𝗷𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗿𝗲𝗹𝗲𝘃𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝘆𝘂𝘁 𝗻𝗮𝗱𝗶 𝗺𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁. ‎ ‎𝗔𝗞𝗨𝗥𝗔𝗧: 𝗔𝗸𝘂𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗵𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗺𝗮𝘁𝗶. 𝗞𝗮𝗺𝗶 𝗯𝗲𝗿𝗽𝗲𝗴𝗮𝗻𝗴 𝘁𝗲𝗴𝘂𝗵 𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗱𝗮𝘁𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘃𝗮𝗹𝗶𝗱 𝗱𝗮𝗻 𝗸𝗼𝗻𝗳𝗶𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝗶𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗲𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗮𝗷𝗶𝗸𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗸𝗲𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗔𝗻𝗱𝗮. ‎ ‎𝗙𝗼𝗸𝘂𝘀 𝘂𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗸𝗮𝗺𝗶 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗷𝘂𝗿𝗻𝗮𝗹𝗶𝘀𝗺𝗲 𝗶𝗻𝘃𝗲𝘀𝘁𝗶𝗴𝗮𝘀𝗶, 𝗽𝗲𝗻𝗴𝗮𝘄𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗮𝗻𝗴𝗴𝗮𝗿𝗮𝗻, 𝗱𝗮𝗻 𝗶𝘀𝘂-𝗶𝘀𝘂 𝗸𝗲𝗯𝗶𝗷𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗽𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸 𝗱𝗶 𝗣𝗿𝗼𝘃𝗶𝗻𝘀𝗶 𝗟𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗴.𝗗𝗶 𝗲𝗿𝗮 𝗱𝗶 𝗺𝗮𝗻𝗮 𝗶𝗻𝗳𝗼𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶 𝗯𝗲𝗴𝗶𝘁𝘂 𝗰𝗲𝗽𝗮𝘁 𝗯𝗲𝗿𝗹𝗮𝗹𝘂, 𝗸𝗮𝗺𝗶 𝗺𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗵 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗯𝗲𝗿𝗵𝗲𝗻𝘁𝗶 𝘀𝗲𝗷𝗲𝗻𝗮𝗸, 𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺𝗶, 𝗱𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗮𝗷𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘂𝘁𝘂𝗵.𝗞𝗮𝗺𝗶 𝗽𝗲𝗿𝗰𝗮𝘆𝗮 𝗯𝗮𝗵𝘄𝗮 𝗽𝗲𝗿𝘀 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗽𝗶𝗹𝗮𝗿 𝗱𝗲𝗺𝗼𝗸𝗿𝗮𝘀𝗶.𝗧𝗜𝗠𝗘𝗦 𝗔𝗞𝗨𝗥𝗔𝗧 𝗡𝗘𝗪𝗦 𝗵𝗮𝗱𝗶𝗿 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗿𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁—𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗺𝗮𝘁𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗹𝗶𝗻𝗴𝗮 𝗽𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸. ‎‎𝗔𝗸𝘂𝗿𝗮𝘁, 𝗧𝗮𝗷𝗮𝗺, 𝗜𝗻𝗱𝗲𝗽𝗲𝗻𝗱𝗲𝗻.

𝐆𝐠. 𝐒𝐚𝐤𝐭𝐢 𝐍𝐨.40, 𝐒𝐮𝐫𝐚𝐛𝐚𝐲𝐚, 𝐊𝐞𝐜. 𝐊𝐞𝐝𝐚𝐭𝐨𝐧, 𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐝𝐚𝐫 𝐋𝐚𝐦𝐩𝐮𝐧𝐠, 35148, Indonesia
Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu24:00 PM
𝐓𝐈𝐌𝐄𝐒 𝐀𝐊𝐔𝐑𝐀𝐓 𝐍𝐄𝐖𝐒
ISO-3166 Alpha-2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
‎ ‎ ‎ ‎   ‎ ‎      ‎ ‎ ‎ ‎ ‎