Bangun Kesadaran Kritis, Iqbal Ardiansyah Ajak Pemuda Lampung Jadi Garda Terdepan Keadilan Sosial
BANDAR LAMPUNG – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si., MM, menyuarakan optimisme tinggi terhadap peran generasi muda dalam pembangunan hukum dan politik di Indonesia.
Dalam pandangannya, pemuda memiliki posisi strategis untuk memastikan arah demokrasi dan penegakan hukum berjalan pada koridor yang tepat demi kepentingan rakyat.
Iqbal menekankan bahwa hukum tidak lahir di ruang hampa. Ia merupakan produk dari proses politik yang dinamis, melibatkan relasi kuasa, dan tarik-menarik kepentingan. Oleh karena itu, pemahaman yang utuh mengenai lanskap politik sangat krusial bagi generasi muda.
“Pemuda tidak boleh apatis atau sekadar menjadi penonton. Generasi muda harus berani membaca arah kebijakan dan mengawasi kinerja wakil rakyat. Regulasi yang adil lahir dari perjuangan panjang dan partisipasi publik yang aktif,” ujar Iqbal.
Sebagai wujud dukungan nyata terhadap peningkatan kapasitas pemuda, Iqbal memberikan apresiasi tinggi terhadap program Legal Course yang digagas oleh LBH Dharma Loka Nusantara. Program ini dinilai sebagai ruang strategis untuk menanamkan kesadaran hukum serta etika perjuangan.
Menurut Iqbal, inisiatif pendidikan seperti ini sangat penting untuk:
Membangun kesadaran kritis terhadap ketidakadilan.
Memahami hukum sebagai instrumen perubahan sosial, bukan sekadar norma kaku.
Mendorong keberanian bersikap dalam memperjuangkan keadilan substansial.
Menutup pernyataannya, Iqbal mengajak seluruh elemen pemuda untuk mentransformasi wawasan menjadi aksi nyata. Baginya, keadilan harus menjadi gerakan yang hidup, tumbuh, dan berkelanjutan.
“Dari pemahaman menuju keberanian, dari kesadaran menuju aksi. Pemuda memegang kunci untuk memastikan hukum di Indonesia tetap berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial,” pungkasnya.(*) 











