Longsor Tutup Jalinbar Batu Keramat, BPBD Tanggamus Gerak Cepat Pulihkan Lalu Lintas
TANGGAMUS, (Akuratimes.com) – Respons cepat ditunjukkan oleh tim gabungan di Kabupaten Tanggamus dalam menangani bencana hidrometeorologi. Hujan lebat dengan durasi panjang yang mengguyur kawasan Pekon Batu Keramat, Kecamatan Kota Agung Timur, pada Rabu sore (11/2/2026), memicu tanah longsor dan pohon tumbang yang sempat melumpuhkan arus lalu lintas di Jalan Lintas Barat (Jalinbar).
Peristiwa ini terjadi di jalur vital yang menghubungkan Kota Agung dan Gisting. Beruntung, kesigapan petugas membuat akses jalan kembali normal dalam waktu singkat.
Merespons laporan pengguna jalan yang terjebak kemacetan, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satlantas Polres Tanggamus, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Damkarmat segera diterjunkan ke lokasi.
Pantauan di lapangan menunjukkan para petugas berjibaku membersihkan material tanah dan mengevakuasi batang pohon di tengah guyuran gerimis. Kepala Pelaksana BPBD Tanggamus, Irvan Wahyudi, bahkan turun langsung memimpin operasi pembersihan sekaligus membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas.
“Begitu mendapat laporan, personel BPBD langsung bergerak dengan dukungan penuh dari unsur terkait. Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid, hanya dalam waktu setengah jam jalanan yang tertutup material longsor dan pohon tumbang sudah bisa dilalui kembali,” ujar Irvan Wahyudi di lokasi kejadian.
Berdasarkan data di lapangan, insiden ini mencakup tiga titik longsor dan satu titik pohon tumbang. Irvan memastikan bahwa meski kejadian tersebut sempat membuat panik pengguna jalan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan.
“Kondisi saat ini sudah kondusif. Kendaraan dari arah Kota Agung maupun Gisting sudah bisa melintas dengan lancar. Kami bersyukur tidak ada korban dalam peristiwa ini,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Irvan memberikan peringatan dini kepada masyarakat Tanggamus. Berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan lebat dan cuaca buruk masih membayangi wilayah tersebut hingga satu minggu ke depan.












